Film yang tidak disangka bagus

Memang akan selalu ada waktu dimana kamu punya waktu luang namun tidak ada film bagus di bioskop. Tidak ada box office movies pun tdk ada film-film yang bereputasi oscar. Tapi pada waktu tersebut, kamu udah ngebet banget duduk di bioskop sambil ngunyah popcorn dan menghilang sejenak dari kehidupan nyata.

Pada waktu seperti demikian, saya biasanya random aja pilih film yang ada di list bioskop.  Biasanya saya pilih berdasarkan sinopsis / aktornya terkenal atau enggak / cuma bermodal feeling aja dari lihat posternya (liat trailernya juga enggak). Dan nothing to loose aja, mau bagus atau jelek, ya dicoba dinikmati aja. Ternyata memang ada beberapa film yang zonk banget ceritanya. Sebaliknya ada yg nggak disangka-sangka bagus seperti yang tertulis di bawah ini.

Spy (2015)

Nonton ini semata-mata hanya karena ada Jude Law dan nggak ada film lain yang bisa dipilih. Eh ternyata film ini sangat menghibur. Apalagi dalam kondisi kejiwaan yang sangat kusut dan bumi seolah “meludahi” kita bertubi-tubi. Nonton film ini dari baru mulai sampai selesai, nggak akan bikin berhenti tertawa. Memang “bungkus”nya adalah film action yang menceritakan pekerjaan para Spy. Namun, kalau menurut saya, film ini full comedy.

Film ini punya cita rasa humor yang alami, ringan dan universal. Siapapun yang menontonnya akan sangat mudah terhibur. Gaya dialognya juga natural banget dengan celetukan-celetukan spontan yang sejadi-jadinya makin lucu ketika dibawakan oleh Melissa McCarthy sebagai Susan Cooper. Sekalipun banyak mengandung unsur-unsur  Slapstick, namun sutradara Paul Feig mampu menakarnya dalam komposisi yang pas sehingga terkesan tidak berlebihan dan masih ampuh memancing tawa berat para penonton. Jadi nonton ini berasa nonton film-film Warkop DKI di tahun 80-90an. Walaupun banyak adegan jatuh-jatuh, tertimpa barang, kepleset, namun tetap saja menggelikan.

spy_ver4_xxlg

 

Hitman’s bodyguard

Kalau film ini saya juga awalnya nggak pernah dengar gaungnya. Ketika cek di IMDB, ratingnya juga cuma 7. Kebetulan lewat XXI dan di salah satu poster filmnya ada Ryan Reynolds! Awww… my favorite actor. Nggak ragu lagi, langsung beli tiket saat itu juga. Karena ini bukan film box office, jadi kemungkinan cuma diputar 1 minggu di bioskop bahkan bisa kurang dari itu jika penontonnya sedikit. Jadi, karena ini idola saya yang main, saya langsung bisa merasakan kalau ini  bakalan worth to watch!

Sama seperti Spy, film ini merupakan film beraliran comedy action. Film ini menceritakan tentang Michael Bryce (diperankan oleh Ryan Reynolds) seorang mantan detektif CIA yang dipecat dan beralih profesi menjadi Bodyguard para penjahat kelas kakap. Dia sangat menikmati profesi barunya sampai suatu ketika, ia harus menjadi bodyguard untuk musuh bubuyutannya yang seringkali ingin membunuhnya. Musuh bubuyutannya ini adalah Darius Kinkaid yang diperankan oleh Samuel L Jackson. 

the-hitmans-bodyguard-ryan-reynolds-samuel-l-jackson-759

Chemistry antara Reynold dan Jackson di depan layar terasa sangat intense. They’re just naturally being sarcasm to each other, seenaknya mengumpati dan menertawakan satu sama lain, ingin membunuh satu sama lain namun disatu sisi, merekapun tidak tahan untuk melindungi satu sama lain. Ya, film ini mengeksplorasi love-hate relationship antara sesama penjahat yang saling membenci namun dalam suatu kondisi yang tidak terelakkan, mereka harus berkompromi untuk menjadi satu tim.

normal

Dialog-dialog dalam film ini kasar, namun baik Reynolds dan Jackson terasa ringan bangeeet mengeluarkan kata-kata tesebut. Memang saya rasa Reynolds ini natural banget sarkastik dan rude-nya. Itulah yang saya suka dari dia dengan gaya-gaya selengeannya. Begitupun Jackson, dia di sini sukses berat menampilkan penjahat era lama yang skill-nya penuh kespontanan (tanpa perhitungan, tanpa rencana, tanpa teknologi, langsung hajar aja).

Darius Kinkaid: You know, when life gives you shit, you make Kool-Aid.

Michael Bryce: That’s not really how that expression works.

Darius Kinkaid: That’s the beauty of that motherfucker. Life.

Michael Bryce: Yeah, well… life, I mean, life doesn’t usually give you shit and then turn into a beverage.

Ini bagian dialog yang sangat saya suka 

Yang lebih surprising lagi, ada Salma Hayek yang turut hadir sebagai salah satu karakter yang paling mengocok perut. Perempuan secantik itu bisa melucu sampai nggak kesisa lagi sisi girly-nya. Aktingnya “lepas” banget dalam membawakan peran sebagai tahanan perempuan yang juga seorang istri penjahat. Hayek  mampu mebawakan karakter yang bersifat paradoxical yaitu bengis tapi romantis dan rude namun humoris.

The Accountant

Film ini agak beda dengan ke dua film yang saya bahas sebelumnya, Film ini serius dengan genre thriller. Nonton ini juga karena yg main terkenal, yaitu Ben Affleck dan Anna Kendrik sekalipun eksistensi film ini sendiri, di bioskop-bioskop Tanah Air tidak terlalu populer.

Ternyata bagus namun memang butuh konsentrasi saat menontonnya karena alurnya banyak di-twist. Menceritakan tentang seorang Akuntan jenius yang menderita autisme. Namun bukan hanya seorang akuntan biasa, Christian Wolf yang diperankan oleh Ben Affleck, juga (diam-diam) seorang ahli tembak.

Film ini sarat pesan moral dalam mengarungi hidup, on bitter side, off course.  Mengajarkan kita cara memaknai arti keluarga dengan kehilangannya dan memberi pesan untuk melepas persepsi atas batasan diri dalam meraih sesuatu. Intinya kita tidak boleh percaya kalau kita ini lemah. Wow ya, what a motivation!

Film ini juga mengajarkan untuk tidak meremehkan orang lain, karena orang yang biasa kamu remehkan itu seringkali jauh lebih baik dan hebat dibanding kamu.

hero_accountant-2016

Sekian review dari saya. Kalau punya waktu luang dan bingung mau ngapain, jangan lupa tonton film-film ini.

See ya!

Please follow and like us:

Written by 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *