Marrowbone Review : The Best Horror Movie i’ve Ever Seen in My Whole Life

By the time you read this article, make sure that you’re still on the last week of November. So If you read this today, you are beyond lucky because this movie is still on theater list and you still have the chance to watch it.

Yah, kenapa begitu?

Memang film ini tidak terlalu komersil. Cuma dapet jatah satu studio di bioskop. Sementara studio lain masih dikuasai Justice League dan Naura Sang Juara. Belum lagi, dalam minggu ini juga, Keluarga Tak Kasat Mata akan tayang. Jadi, alamat film bagus ini  cepet keluar dari bioskop-bioskop di tanah air.

Sejujurnya saya baru kali ini ngerasain keluar studio  sampe gemeteran dan terbawa suasana frustasi akibat menonton sebuah film. Ya, baru di film Marrowbone besutan sutradara Sergio G. Sánchez yang dikenal telah sukses menyutradarai film-film horor dan thriller kenamaan seperti  The Impossible (2012), The Orphanage (2007) dan Palm Trees in the Snow (2015) inilah saya merasakan efek yang begitu mendalam.

Genre 

Film ini adalah film horor yang berasal dari Spanyol dengan judul asli El secreto de Marrowbone. Sekalipun digolongkan sebagai film horor, namun saya pribadi  tidak terlalu merasakan banyak kengerian khas film-film horor yang sifatnya mistikal selama menonton film ini. Kalau mengharapkan kehadiran hantu-hantu gentayangan pada film ini, anda pasti kecewa. Karena Marrowbone tidak mengandalkan hantu untuk mengidentitaskan ke-horor-annya, melainkan rasa penasaran dalam wujud misteri.

Continue reading “Marrowbone Review : The Best Horror Movie i’ve Ever Seen in My Whole Life”

Please follow and like us:

INSIDIOUS THE LAST KEY REVIEW

Buat penggemar Insidious The Movie, pasti nggak mau ketinggalan nonton film ini. apalagi film ini dibilang film terakhir dan membahas tentang masa kecilnya si cenayang utama di setiap film Insidious (kecuali insidious 2) yaitu Ellise.

Plot:
Film ini menghubungkan ke masa kecil Ellise (Cenayang di film ini). Si Ellise ini ternyata sudah mempunyai kemampuan untuk melihat arwah sejak kecil. Dan akibat kemampuannya, dia sering disiksa sama ayah kandungnya sendiri.

Awalnya Ellise ini selain bisa melihat hantu, dia juga bisa memiliki visi tentang orang yang akan meninggal. Diperlihatkan di awal film, Ellise kecil sedang menggambar seorang laki-laki yang mati di atas kursi eksekusi hukuman mati padahal dia sendiri tidak kenal dengan orang tersebut. Dan benar saja, orang yang Ellise gambar, meninggal keesokan harinya.

Adegan horor pertama

Ellise dan adiknya tidur di satu kamar dengan tempat tidur susun, Ellise tidur di kasur bawah sedangkan adiknya mendapat jatah di kasur atas. Suatu malam, Ellise ngajak ngomong adiknya yang dia pikir tidur di bagian atas ranjang susun tadi. Mereka bicara dengan suara berbisik tentang apakah kamu percaya hantu. Namun, tidak lama dari situ, Ellise sadar bahwa adiknya tidur di kursi bukan di ranjang susun bersamanya. Jadi yang tadi diajak ngobrol siapa dong? JENG JEEEEEEENG

Adegan ini lumayan sekali bikin jatung mau copot. Bete banget ya, ngajak ngobrol jurig :))

Adegan horor ke dua,

Setelah adegan pengungkapan siapa yang bicara sama Ellise tadi, Ellise dan adiknya berteriak sehingga mengundang ayah dan ibunya datang. Ayah ellise kesal sekali karena Ellise mengaku (lagi) kalau dia barusan melihat hantu. Oleh karena itu Ellise dipukuli dan dihukum di ruang bawah tanah (kenapa deh ya..harus banget ada ruang bawah tanah kalo di film horor. Mbok ya beli rumah yang normal-normal aja nggak usah pakai basement, kan lebih murah. Laah kok protes)

Nah di ruang bawah tanah tersebut, Ellise ketemu sama biang setan di rumah itu yang berusaha membujuk ellise membuka “pintu”, pintu inilah yang selama di insidious sebelum2nya diterjemahkan sebagai pintu untuk menyebrang ke alam lain. Nah di bagian inilah ibunya Ellise meninggal kesetrum ketika datang menjenguk Ellise yang dikurung di ruang bawah tanah dalam kondisi setengah kesurupan.

Kadar kehororan dalam adegan ini adalah, situasi sendirian di dalam ruang bawah tanah di mana si Ellise disuruh buka pintu tersebut sama si biang setan. Bayanganku, setelah buka pintu itu dia bakalan ketemu sama banyak makhluk horor lainnya. Udah siap-siap tutup muka eh ternyata nggak jadi kebuka pintunya.

Adegan Horor ke 3

Saat cucunya Ellise lagi nyari peluit di rumah tersebut. Nah ceritanya kan si Ellise ternyata punya cucu, cewek 2 orang cakep2. Salah satu cucunya merasa mendengar dipanggil si Ellise yang emang ada di situ. Tapi ternyata yang manggil bukan Ellise, tapi si setan yang udah nungguin di ruang bawah tanah dan si cucu ini terlanjur nurutin suara Ellise dan masuklah dia ke ruang tersebut. Eh sumpah ya ini nggak lucu banget.. :)))

Fakta Menarik

Pintu yang diminta si biang setan untuk dibuka itu ternyata menyimpan rahasia yang berkaitan dengan rahasia bapaknya Ellise. Dikira Ellise selama ini yang ada di balik pintu itu adalah setan dan kroni-kroninya. Tapi ternyata apa coba? Yak, manusia. Tapi si Ellise baru sadar kalo itu isinya manusia ya pas dia sudah tua. Jadinya dia nggak sempet nyelametin manusia yang dikurung disitu. Manusia itu adalah seseorang yang dikurung bapaknya bertahun-tahun. Tapi kenapa bapaknya melakukan hal tersebut saya juga nggak paham. Maaf ya sodara-sodara ..

Ide melogikakan praduga keberadaan setan yang ternyata manusia ini mengingatkan ke film horor favorit saya yaitu Marrowbone. Ini kayaknya semacam terinspirasi. Tapi eksekusinya kurang surprising karena twistnya kurang cantik pengungkapannya.

Missing Logic

Banyak banget missing logic di film ini yang cukup membuat saya kecewa. Padahal yang bikin saya suka sama film Insidious ini adalah ide-ide ceritanya yang menarik dan pengungkapan misteri yang logis dan memuaskan terutama di Insidious 1 dan 2. Di film ini banyak logika yang meleset atau misteri yang nggak jelas maksudnya apa. Seperti:

  1. Apa maksud bapaknya Ellise menawan perempuan di ruang bawah tanah? ini nggak dijelasin dengan detail, di situ cuma dibilang bahwa bapaknya diperbudak si biang setan. Dan ternyata nggak cuma satu perempuan, banyak banget. Nah itu pereu datengnya darimana nggak dijelasin sama sekali
  2. Kenapa kejadian serupa bisa terulang ketika rumah tersebut ditempatin orang lain? Jadi ada orang lain ketika Ellise udah tua, minta bantuan sama Ellise untuk ngusir roh jahat di rumah tersebut. Eh ternyata orang itu juga mengurung perempuan di ruang bawah tanah. Maksudnya kalau itu emang disuruh si biang setan, tujuannya si biang setan teh naon?? nggak jelas cuy
  3. Adegan di mana si biang setan nusukin kuku yang berbentuk kunci ke leher cucunya Ellise dan Ellise. Itu maksud dan tujuannya apa sayapun gagal paham. Ngerti sih kalo si biang setan ini mau ngambil jiwanya dan dikurung di alam arwah. Tapi maksudnya biar kenapa? trus kenapa kukunya si setan ini bentuknya musti bentuk kunci? apa sengaja dipahat gitu :))
  4. Nggak terungkap dengan jelas maksud The Last Key itu apa
  5. Adegan si biang setan ditinju arwah ibunya Ellise itu di satu sisi memang heroik sekali. Tapi nggak ngertinya kenapa ibunya bisa menang dengan sekali strike, itu juga saya bingung. Mungkin ibunya dulu mantan petinju dan si biang setan mungkin kurang latihan.. Hmm..

Kesimpulan

Eh kesimpulan? dah kayak karya ilmiah aja ya? jadi kesimpulannya, don’t expect too much saat mau nonton film ini. Kalo mau cari yang sekedar nakut-nakutin, film ini lumayan kok. Lumayan bikin sakit leher karena banyak bikin saya overacting ketakutan. Tapi kalau nyari film horor dengan substansi cerita misteri yang menyentuh, ya.. nggak akan dapet. Nonton film ini seperti nonton Annnable dan Annable The Creation. Porsi nakutinnya banyak tapi porsi substansi ide cerita yang bagusnya kurang.

 

Baiklah sekian review dari saya, Chaw.

Please follow and like us: