Pertama Kali

aku bertemu denganmu, pertama kali
ketika hari masih dini
ketika matahari belum tinggi
ketika harapan akan cita kembali memenuhi relung hati

aku berbicara denganmu, pertama kali
dalam keheningan hati
tentang sepotong informasi masa lalu yang kau gali
juga tentang duniamu yang engkau cintai

aku mengagumimu, sejak pertama kali
bukan karena keindahan ragawi
bukan karena kredibilitasmu yang diagungi
bukan karena dorongan hasrat duniawi

aku tetap mengagumimu, seperti pertama kali
meski duniamu terlalu jauh untuk disinggahi
meski perspektifmu tak bisa kumengerti
meski nurani tak membenarkan diri

aku menikmati
setiap waktu yang kau beri
setiap cerita yang kau bagi
setiap rasa yang terpatri

dari pertama kali..

 

(poetry by M. Shubhiyuda Wibawa)

Why i’ve been blamed

if i said the color of the sky is Amber and it turns Byzantine in the dusk,
then why i’ve been blamed?

if i sleep through the day and i run through the night
then why i’ve been blamed?

if i said that truth is ugly and ugly is alright
then why i’ve been blamed?

if i scent strawberry is sweet but i prefer the musk,
then why i’ve been blamed?

i’ve been mistaken for so long, but when i wear a mask,
why i am not to blame?

but when i tried to show who i wanna be, and turn on the light,
then why i’ve been blamed?

(photo by Taylor Grace)